Gebyar Samsat 2026 Lampung, 150 Ribu WP Ikut Undian

Asisten Administrasi Umum Setdaprov Lampung Sulpakar hadiri Gebyar Samsat 2026 di Tugu Adipura Bandarlampung
Asisten Administrasi Umum Setdaprov Lampung Sulpakar menghadiri Gebyar Samsat Tahun 2026 di Tugu Adipura Bandarlampung, Ahad (12/7/2026). Foto: Diskominfotik Lampung

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengajak masyarakat menjadikan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebagai bentuk investasi bersama untuk mempercepat pembangunan daerah.

Ajakan itu Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal sampaikan melalui Asisten Administrasi Umum Setdaprov Lampung Sulpakar saat Gebyar Samsat Tahun 2026 di Tugu Adipura Bandarlampung, Ahad (12/7/2026).

“Mungkin kita melihat Gebyar Samsat identik dengan hadiah. Namun yang kita rayakan bukan sekadar hadiah, melainkan tumbuhnya kesadaran masyarakat ikut mengambil bagian dalam pembangunan. Setiap taat bayar pajak, kita sedang ikut menulis masa depan Lampung,” ujar Sulpakar membacakan sambutan Gubernur.

Pengundian Gebyar Samsat 2026 digelar Pemprov Lampung melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama Polda Lampung, PT Jasa Raharja, Bank Lampung, Bank BRI, dan mitra Samsat lainnya. Kegiatan ini bentuk apresiasi kepada masyarakat yang taat bayar PKB periode 1 Maret hingga 30 Juni 2026.

Gubernur menegaskan pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Keberhasilan pembangunan butuh kepercayaan dan partisipasi masyarakat melalui kepatuhan bayar pajak.

“Pajak yang dibayar masyarakat akan kembali dalam bentuk jalan, jembatan, layanan kesehatan, pendidikan, hingga fasilitas publik. Karena itu pajak bukan beban, melainkan investasi masa depan daerah,” jelasnya.

Sebagai bentuk keberpihakan, Pemprov Lampung juga menjalankan Program Keringanan PKB 2026 mulai 2 Juni hingga 31 Agustus 2026. Program ini memberi kemudahan berupa penghapusan sanksi administratif denda PKB, penghapusan pajak progresif, dan keringanan lain sesuai ketentuan.

Kebijakan itu bertujuan meningkatkan penerimaan daerah, menertibkan administrasi kendaraan, memperbarui data, dan memperbaiki pelayanan publik.

Gubernur mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap program keringanan. Ia juga mengapresiasi Bapenda, Polda Lampung, Jasa Raharja, Bank Lampung, Bank BRI, dan mitra Samsat yang memperkuat layanan melalui Samsat Induk, Drive Thru, Keliling, Desa, Kecamatan, gerai, hingga layanan digital.

“Sinergi ini harus terus diperkuat agar pelayanan semakin mudah, cepat, transparan, akuntabel, dan humanis. Pelayanan baik akan membangun kepercayaan,” pesan Gubernur.

Kepala Bapenda Provinsi Lampung Saipul melaporkan sekitar 150.000 kendaraan telah membayar pajak Maret–Juni 2026 dan berhak ikut undian. Peserta adalah wajib pajak perseorangan berpelat BE berdomisili di Lampung.

Pengundian dengan sistem komputer acak tersegel dan disaksikan Dinas Sosial Lampung. Total 16 hadiah disediakan berupa emas batangan, kulkas, kipas angin, dan dispenser. Khusus hadiah kulkas untuk wajib pajak yang bayar melalui QRIS.

Melalui kemudahan layanan dan insentif ini, Pemprov Lampung berharap kepatuhan bayar pajak terus meningkat. Kian tinggi partisipasi, kian besar kemampuan pemerintah menghadirkan pembangunan merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung. (kmf)

Related posts

Leave a Comment